21 April 2009

Macaroni Schotel



Pulang kantor, hujan sudah menanti dengan deras yang di luar batas (dueress banget). Di jalan sudah terlihat beberapa kompleks pada mati lampu. Berharap keadaan di rumah baik-baik saja, boleh hujan tapi jangan mati lampu.

Beryukur karena begitu masuk ke kompleks, masih ada cahaya lampu yang terang benderang di tengah hujan yang dahsyat (hiperbola mood on nih). Berlari kecil untuk masuk rumah, lepas sepatu, taruh tas, lalu terdengar 'jedueerr' (bunyi guntur) dan langsung 'pet' (mati lampu). *dalam gelap* mencari lilin, karena emergency lamp-nya rusak (sial). Beruntung mas Angga nggak histeris dan rewel, dia tetep 'cool' (wah, mama banget dech, hehe).

Biar pun mati lampu, semangat masak masih berkobar nih. Dari awal udah niat banget mau ngolah macaroni dan bahan lain yang sudah siap menanti.

Setelah istirahat sejenak dan menidurkan mas Angga (tumben nih, tidur agak sore), tiba-tiba cahaya itu muncul. Yaa..lampunya udah nyala lagi. Semakin melengkapi jalan untuk baking nih, yess.




Macaroni Schotel
by: veronica

Bahan:
250 gr macaroni, rebus, tiriskan
100 gr bawang bombay
3 siung bawang putih
1 buah wortel, cincang
1 batang seledri, cincang
1/2 kaleng daging kornet
500 ml susu cair
3 butir telur, kocok sebentar
50 gr keju, potong-potong
50 gr keju, parut
2 sdm tepung maizena
2 sdm margarin
garam dan merica secukupnya

Cara:
1. Panaskan margarin, tumis bawang putih dan bawang bombay sampai harum. Masukkan wortel, daging kornet, seledri dan potongan keju, tambahkan tepung maizena. Tuang susu sedikit demi sedikit, masukkan garam dan merica, aduk rata. Didihkan, angkat.
2. Masukkan telur, aduk sampai rata. Tuang ke dalam pinggan tahan panas atau aluminium cup yang sudah dioles margarin. Taburi keju parut di atasnya.
3. Panggang kurang lebih 30 menit, hingga matang.

16 April 2009

Botok Tahu Tempe

Sumpek juga, karena selalu bingung berpikir masak apa setiap harinya. Kadang malah muncul ide yang tidak terduga. Seperti tadi pagi, yang diutamakan adalah masakan buat mas Angga, setelah itu bingung masak apa buat penghuni dewasanya.

Daun pisang si tukang sayur memberi ide secara mendadak untuk membuat botok. Ya, botok, masakan yang jarang sekali ada di rumah. Dimakan dengan nasi anget pasti begitu nikmatnya.



Botok Tahu Tempe
by: veronica

Bahan:
1 kotak tahu ukuran sedang (potong kotak-kotak)
1 kotak tempe
(potong kotak-kotak)
1/2 batok kelapa (parut)
2 sdm petai cina

4 buah cabe hijau (iris serong)
1 ikat kemangi (ambil daunnya)
Daun pisang untuk membungkus (cuci/bersihkan)

Bumbu halus:
3 siung bawang merah
3 siung bawang putih
3 buah cabe merah besar
5 buah cabe rawit
(sesuai selera)
sedikit kencur, lengkuas, daun jeruk purut
gula dan garam secukupnya

Cara membuat:

1. Rebus tahu dan tempe sebentar, tiriskan
2. Campur bumbu halus, tahu, tempe dan semua bahan lain, aduk rata.
3. Ambil selembar daun pisang, masukkan 2 sendok isi botok tadi, bungkus dan sematkan lidi.
4. Kukus kurang lebih 30 menit hingga matang.

11 April 2009

Bubur Weton

Weton tuh apa ya...Hmm aku juga sering bingung kalo harus menjelaskan detail tentang ini. Yang aku tau weton itu penanggalan Jawa yang ada di bawah angka tanggal setiap bulannya. Ada pon, wage, kliwon, legi, pahing. Makna dan artinya ada sendiri-sendiri dan sekali lagi jangan tanya ke aku, karena aku akan sangat sulit untuk menjelaskannya (lagi). Silahkan search aja di mesin canggih google, hehe.

Dan hari Jumat kemaren pas wetonnya mas Angga. mBah'e yang
ngemong sudah pasti mengingatkan dan mewajibkan untuk membuat bubur merah putih ini. Jadi bangun pagi langsung berburu kelapa parut sama gula merah di tukang sayur. Abis itu, bersiap untuk mengaduk-aduk nih bubur.



Di keluargaku bubur ini selalu disajikan dalam lima rupa yang berbeda
. Sebelum dimakan dibacakan doa terlebih dahulu, tujuannya untuk memohon keselamatan, kesehatan dan rejeki. Sudah tradisi yang turun menurun sih, jadi penjelasannya kurang akurat. Yang penting tujuan dan niatnya baik.

28 Maret 2009

Gurami Asam Manis

Hari Sabtu begini mestinya mama libur dan bisa bersantai sama mas Angga. Tapi tetep aja, karena kewajiban kantor yang nggak bisa ditinggal, jadinya harus merelakan mas Angga yang ditinggal di rumah. Pagi ini sebelum ke kantor, diniatin untuk masakin mas Angga dulu. Cukup spesial buat mama, soale sebenarnya mama yang pengen masakan ini dari kemaren-kemaren. Kalo biasanya kita beli jadi, kali ini mama penasaran juga pengen buat sendiri. Dan ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. (makanya kalo masak jangan dibayangkan tapi dilakukan, hehe)
Rata Penuh


Gurami Asam Manis

Bahan:
1 ekor ikan gurami, cuci bersih, lumuri perasan air jeruk nipis
2 siung bawang putih
1/2 sdt ketumbar
1/2 sdt garam
3 sdm tepung bumbu/panir

Bahan saus:
1 butir bawang bombay, iris
2 siung bawang putih, iris
3 siung bawang merah, iris
2 cm jahe, iris
2 buah wortel, potong korek api
1 buah cabe merah besar, iris
2 buah tomat, seduh air panas, peras airnya
1 sdm saus tomat
1 sdt tepung maizena, larutkan dalam 1 sdm air

Cara:
1. Haluskan bawang putih, ketumbar dan garam, beri air sedikit. Lumuri ikan dengan bumbu halus sampai rata, diamkan kurang lebih 30 menit. Balur dengan tepung bumbu/panir, goreng hingga matang kekuningan.
2. Saos: Tumis bawang putih dan bawang merah hingga harum, masukkan bawang bombay, cabe merah dan jahe. Masukkan irisan wortel, lalu tambahkan air perasan tomat (boleh ditambah air), masak hingga mendidih. Masukkan saos tomat dan larutan maizena, tambahkan garam dan gula secukupnya, aduk, angkat.
3. Letakkan gorengan ikan di atas piring, lalu siram dengan saus di atasnya.

24 Maret 2009

Puding Choco Orange

Udara Surabaya lagi tidak menentu. Sehari panas, malemnya ujan. Panas dingin deh jadinya. Yang penting jaga kondisi badan, biar nggak ka'o sama cuaca luar.

Puding ini, mungkin bisa membuat mendinginkan dan menyegarkan badan, biar tetep semangat menjalankan aktivitas. Mama lagi seneng mengeksplorasi puding nih, hehe...



Puding Choco Orange

Bahan:
Puding coklat:
1/2 bungkus agar-agar warna putih
125 gr gula pasir
300 ml susu cair
2 kuning telur
2 sendok makan coklat

Puding orange:
1/2 bungkus agar-agar warna putih
125 gr gula pasir
400 ml susu
2 putih telur
1 sachet bubuk jeruk
(nutrisari)

Cara:
1. Larutkan coklat dalam susu cair, lalu campur jadi satu dengan agar-agar dan gula. Rebus meletup-letup. Ambil satu sendok sayur adonan agar-agar, campur dengan kuning telur aduk rata. Tuang kembali ke dalam adonan aga-agar, masak hingga mendidih. Tuang ke dalam cetakan, diamkan hingga setengah beku.
2. Larutkan nutrisari dalam susu cair, lalu campur jadi satu dengan agar-agar dan gula. Rebus meletup-letup. Ambil satu sendok sayur adonan agar-agar, campur dengan putih telur aduk rata. Tuang kembali ke dalam adonan aga-agar, masak hingga mendidih. Tuang ke dalam cetakan yang sudah diisi dengan puding coklat tadi. Dinginkan.