02 September 2009

Segarnya Salad Dadakan

Cuaca Minggu siang yang panas, membuatku berpikir untuk menyegarkan suasana biar nggak ikutan panas. Kalau cuman buat es sirup atau es-esan yang lain sih udah bosen kayaknya. Pengen sesuatu yang beda, yang bisa menyenangkan keluarga besar (karena kita lagi ngumpul nih). Stock di kulkas lagi kosong dan nggak ada bahan yang bisa diolah, jadi berpikir keras (lebay). Tiba-tiba meluncur keinginan untuk buat salad buah. Sehat, seger, dan semua doyan. Tapi harus ngojek dulu ke swalayan dekat rumah nih buat blanja buahnya. Kalau harus ninggal mas Angga, kayaknya nggak mungkin, tapi dia nggak bobok-bobok juga. Ya sudah, harus diajak deh untuk mengeluarkan rasa kantuknya (kebiasaan mas Angga: kalau diajak jalan-jalan, pasti tertidur di mobil).

Setelah belanja yang nggak memakan waktu lama, langsung meluncur kembali ke rumah. Dan memang sesuai dengan dugaan dan kebiasaan, mas Angga tertidur di tengah perjalanan pulang. Sampai rumah, nidurin mas Angga dulu sampai dia bener-bener pulas, lalu bersiap dengan pisau dan telenan. Buat salad buah ini memang gampang banget, cuman dipotong-potong doang. Buahnya juga disesuaikan sama selera kita.


Salad Buah
By: Veronica

Bahan:buah sesuai selera, saya biasanya pakai:
Setengah buah melon
Setengah buah semangka
Setengah buah blewah
4 buah apel
4 buah jeruk
Anggur secukupnya
2 bungkus jelly instan (rasa sesuai selera)
keju parut, secukupnya

Saus:
1 botol mayonaise
Setengah kaleng susu kental manis putih
Setengah butir jeruk nipis

Cara:
Buat jelly instan sesuai dengan petunjuk di kemasan, dinginkan. Setelah dingin, potong kotak-kotak.
Cuci bersih semua buah, kupas, buang bijinya, lalu potong kotak-kotak.
Campur semua buah dan jelly, sisihkan.
Buat saus: campur mayonaise dan susu kental, aduk hingga rata. Terakhir tambahkan perasan air jeruk nipis, aduk rata kembali.
Siapkan piring saji. Tata buah, lalu siramkan saus diatasnya. Jika suka, bisa ditaburkan keju parut. Hasilnya bisa buat sekeluarga besar.
*lebih nikmat bila disajikan dingin*

Benar-benar seger deh. Senang rasanya bisa memuaskan semua. Dan rasanya nggak kalah kok sama yg di p*zz* h*t, cobain deh.

23 Juli 2009

Produk Baru Dapurveo

Breaking News...
Kini Dapurveo menghadirkan beberapa produk kue kering yang dijamin halal dan nikmat. Cocok untuk camilan di pagi atau sore hari, ataupun bingkisan untuk orang terkasih Anda. Bisa juga untuk stock menjelang lebaran lho. Berikut penampakannya...

Lidah Kucing / Kattetong (400 gr)
Rp. 23.000,-
Manis, gurih dan nikmat. Cocok disandingkan dengan secangkir teh atau kopi kesukaan Anda.

Lidah Kucing Coklat / Chocolate Kattetong (400 gr)
Rp. 25.000,-
Teksturnya sedikit lebih kokoh dibanding dengan yang vanila. Tapi soal rasa jelas tidak kalah nikmatnya. Buat penggemar coklat, hmmm ini pasti jadi pilihan Anda.

Choco Chip (500 gr)

Rp. 18.000,-
Manis coklatnya, gurih dan renyah, tidak akan membuat Anda berhenti untuk memakannya lagi dan lagi.

Hexa Pie (500 gr)
Rp. 15.000,-
Kulit pastry yang manis, berpadu dengan taburan wijen. Sungguh kenikmatan yang berbeda.

Keterangan lebih lanjut bisa japri, YM atau FB.
Demikian breaking news kali ini, terima kasih atas perhatian Anda. Jangan lupa pesen yaa...hehehe...;)

03 Juli 2009

Brownies Kukus Pisang

Maksud hati ingin memanjakan lidah denga kudapan yang beraroma mocca, dan yang terpikir paling gampang buatnya ya brownies. Tapi niat itu terpaksa diurungkan, setelah kasihan melihat pisang di meja yang udah gak ada yang mau menyentuh lagi. Dari pada harus dibuang sia-sia, lebih baik segera disulap biar kemakan juga tuh pisang. Soale paling sedih nih kalo harus membuang makanan. *merasa bersalah*

Akhirnya dengan segera merubah halauan, dari aroma mocca menjadi banana, hehe.


Browneis Kukus Pisang
Sumber: Sedap Pemula eds. 48?IX/2009

Bahan:
3 butir telur
50 gr gula pasir
1/4 sdt garam
1/2 sdt emulsifer
90 gr tepung protein sedang
1/2 sdt bumbu spekuk (gak pake)
60 gr dark cooking coklat, potong-potong, lelehkan (saya 75 gr)
150 gr pisang ambon, haluskan
40 ml minyak goreng
1/2 sdt coklat pasta (gak pake)

Cara:
1. Kocok telur, gula pasir, garam dan emulsifer sampai mengembang.
2. Masukkan tepung terigu sambil diayak dan diaduk rata
3. Masukkan coklat leleh, pisang ambon dan minyak goreng. Aduk rata.
4. Tuang adonan ke dalam loyang ukuran 24x12x4 cm yang dioles margarin dan dialasi kertas roti.
5. Kukus 25 menit dengan api sedang sampai matang.

*masih mencari waktu lagi untuk melampiaskan penasaran dengan aroma mocca, hehehe*

17 Juni 2009

Sayur Pedas Ikan Panggang

Judulnya mekso yo.


Dapet hibahan ikan panggangan dari Yangti, dan kebetulan ini memang favorit mama sama papa. Bingung mau diolah gimana, kalo disambel aja kayaknya udah bosen deh. Akhirnya dimasak sayur pedes aja biar tambah semangat. Soale kalo makan pasti keringat bercucuran tuh, hehehe.

Berhubung memang kita doyan pedes, jadi takaran cabenya nggak ada aturan. Bagi yang nggak kuat kepedesan, jangan mengikuti versi kita ya, nanti bakal terasa terbakar deh mulutnya hehehe.


Sayur Pedas Ikan Panggang
By: Veronica

Bahan:
3 buah ikan panggangan, goreng setengah matang
4 buah cabe hijau, diiris
2 cm lengkuas, memarkan
2 buah daun jeruk purut dan daun salam
3 buah belimbing wuluh
santan dari seperempat butir kelapa
air secukupnya

Bahan yang dihaluskan:
4 siung bawang merah
2 siung bawang putih
3 biji kemiri
cabe kecil secukupnya (tergantung selera pedesnya)
2 buah cabe merah besar
garam dan gula secukupnya

Cara:
1. Tumis bumbu halus hingga harum, masukkan cabai hijau, lengkuas, daun jeruk dan daun salam, belimbing wuluh, aduk lalu beri air sedikit. Masukkan ikan, didihkan.
2. Setelah mendidih dan bumbu meresap, masukkan santan sedikit demi sedikit. Aduk perlahan, bubuhkan garam dan gula secukupnya, aduk kembali. Didihkan hingga matang. Angkat.

Kalau makan harus ditempat yang dingin dan sejuk, karena masakannya bikin panaass, hehehe.

16 Juni 2009

Latbar FM June'09: Food Photography with Mae

Tertarik dengan laporan salah seorang teman tentang acara seru yang diadakan sebuah milis, akhirnya aku pun tergiur untuk bergabung. FoodMonster, milis pecinta kuliner yang menurut saya memang heboh dan seru.

Nah, setiap bulan milis ini mengadakan latihan bersama (Latbar) dengan tema yang berbeda. Bulan Juni ini terpilihlah tema Food Photography dengan instruktur mbak Mae. Wah, wajib dateng nih, makanya semua jadwal di hari Sabtu kemaren dikosongkan biar bisa ikut latbar kali ini.

Latbar ini merupakan latbar pertama buatku, tapi tidak terasa asing karena para Monster (begitu sebutan buat kami) sangat hangat dan akrab. Yang unik, masing-masing peserta wajib membawa potluck yang sudah ditentukan sebelumnya. Dan beruntungnya aku, karena kebagian bawa desert/minuman segar. Soale pasti stress duluan kalo disuruh bawa masakan, hehehe. 'Acara dimulai jam 12 tet ya'. Begitu bunyi pengumuman di milis. Ternyata oh ternyata tetep aja molor deh, dan aku jadi peserta pertama yang mengisi rumah mbak Mae siang itu.

Setelah semua berkumpul, dimulailah bimbingan dari sang mentor. Diawali dengan pengenalan Basic Photography, terdiri dari teori dasar fotografi dan komposisi. Dari situ dibagi lagi beberapa teori mendasar yang digunakan untuk menghasilkan foto yang baik dan berkualitas. Kemudian diajarkan Digital Photography, disini kita diajak untuk mengenal fungsi pada kamera masing-masing. Kita jadi tahu nih simbol-simbol yang punya arti penting di kamera kita. Berikutnya adalah bagian yang paling dinanti, yaitu Food Photography. Ternyata banyak yang mesti diperhatikan dan dipersiapkan lho untuk menghasilkan foto makanan yang menarik itu. Tidak hanya bahan utama (makanan) saja yang mesti ditata rapi, tapi penyajian yang menarik dengan menambahkan ornamen atau pemanis lain (bunga, buah, dll) akan semakin mempercantik hasil jepretan kita.




Ini beberapa hasil fotoku yang aku anggap layak tayang, hehehe. Meskipun banyak kekurangan, tapi berharap masih ada yang bilang kalo ini bagus (ngarep, hehehe). Masih dalam taraf belajar dan harus banyak latihan, jadi ya harap maklum ya.




So many thank's to mb. Mae for sharing.
Next time mungkin diadakan yang Part 2, soale kemaren kurang puass dan terhalang oleh waktu, hehehe.