08 November 2008

Puding Melon

Tadi pagi waktu ke warung sayur sebelah rumah ada melon bentuknya mungil banget, segede batok kelapa gitu. Lucu deh bentuknya. Gak perlu berpikir panjang langsung diambil (baca: dibeli) aja.


melon mungil

Rencananya sih si melon cuman dima'em gitu aja, buat seger-segeran. Tapi tergiur nyobain resep Puding Almond-nya Bu Fatmah yang menggoda dan kok ya pas terhalang gak punya fruit cocktail plus essence almond, jadi harus sedikit berkreasi sendiri.

Dilucutilah kulit si melon untuk menemani si puding. Melonnya aku parut, soalnya yang ma'em mas Angga
(yang lain juga boleh kok, cuman prioritasnya kan si ciprut). Kalo pengen dipotong kotak kecil-kecil juga gak masalah. Setelah pudingnya mateng, hilangkan uapnya sebentar baru masukin parutan melonnya, trus dinginkan.


puding melon

Kalo soal rasa jangan ditanya deh. Resep keluaran Sang Suhu ini tiada duanya. Coba aja deh, pasti ketagihan.


Puding Almond
By: Fatmah Bahalwan

Bahan:
1 liter susu segar
1 bks agar-agar bubuk putih
250 gr gula pasir
1 sendok teh essence almond
1 klg fruit cocktail siap beli

Cara membuat:

Masak sambil diaduk-aduk: susu, agar-agar dan gula pasir hingga mendidih. Matikan api.
Masukkan essence almond, aduk rata, biarkan uapnya hilang.
Tuang agar-agar ke dalam cetakan kecil-kecil, biarkan setengah beku.
Beri 1 sdt fruit cocktail di setiap cetakan. Bekukan dalam kulkas hingga saat disajikan.


01 November 2008

Balada Terong Balado

Masakan apa pun kalo nggak pedes pasti kurang nendang rasanya (itu sih semboyan yang suka pedes). Karena lagi bosen sama sayur yang berkuah-kuah, jadinya bikin yang dicocol-cocol (wallah bahasanya) aja. Sudah terbayang-bayang dari semalem mau buat sambel terong. Tapi kok ya nanggung banget, soalnya kalo udah habis kan mesti ngulek sambel baru tuh, trus goreng terong lagi, nggak praktis banget rasanya. Dibuatlah yang sekali nyambel, eh bisa dilampiaskan untuk seharian.



Papa gak suka sama terong, jadi ya diambil sambelnya thok. Kalo Mama sih apa pun yang terjadi ya terong forever, wong emang lagi pengen. Setelah diicip, slruupp, hhmm..pedes merem melek deh. Dimakan bareng gorengan tempe hangat atai ikan asin atau apa pun, nikmat deh rasanya. Gak kan nolak kalo ditambahin seentong nasi lagi..lagi...dan lagi..(udah ah..keterusan nanti). Terlampiaskan deh balada si terong.


30 Oktober 2008

Pak Sultan..eh..Sri Sultan

Merupakan sesuatu yang jarang buatku bertemu dengan tokoh politik, orang penting dan terkenal atau pun artis. Tapi beruntunglah aku menjadi pekerja di media yang pastinya bisa memudahkan aku untuk bertatap muka dengan mereka. Seperti beberapa waktu lalu aku bisa berpose dengan beliau ini. Kali ini ada lagi nih yang singgah ke kantor. Sri Sultan Hamengku Buwono X bertandang hari Kamis kemarin. Sempet bingung juga manggilnya mesti gimana, Pak Sultan atau Raja Sultan atau Sri Sultan.

Menurutku penampilannya sederhana, hanya saja punya kharisma tersendiri. Sempet bikin gempar orang sekantor sih, soalnya pada pengen salaman plus foto bareng. Tepat jam 2 siang Sang Raja datang bersama rombongan. Setelah ada sedikit penyambutan, dilanjutkan dengan acara diskusi. Temanya sih gak jauh-jauh dari dunia politik. Berhubung di sini hanya tempat diskusi kuliner dan sharing cerita, jadi diskusi politiknya tidak perlu diekspose yaa.

pada rebutan mau salaman

Gaya bicara Sultan santai banget, sederhana dan n'jawani (ya iyalahh...wong rojone wong jowo).


Karena aku konsentrasinya hanya ke Sultan aja, sampek gak ngira kalauada pencipta sekaligus penyanyi lagu balada Franku Sahilatua. Ya, Bung Franky ini ternyata ikut dalam rombongan Sri Sultan. Kalau bertatap langsung sempet 'manglingi' (aduh bahasa apalagi sih ini, ehmm itu lho agak berbeda), tapi kalau udah difoto gini siapa sih yang nggak tau penyanyi ini.


Franky Sahilatua


Franky & Jane (ihh..nggak banget)

Setelah 2 jam pas, Sultan dan rombongan pamit, karena ada acara lain. Dan aku menanti kapan lagi ada orang terkenal atau tokoh yang mampir.


15 Oktober 2008

Baking Blue

Udah lama nih gak up date. Disamping kesibukan, alasan klasik lainnya adalah lagi 'M' (baca: males). Ada aja halangan yang membuat tangan ini tidak bisa menari di atas keyboard, hanya untuk sekedar ngisi sesuatu yang baru atao up date an apalah. Kesibukan memang selalu menjadi alasan. Tapi ngomong-ngomong lagi sibuk apa sih??

Jangan dipikir sibuk dengan alat perang di dapur ya, tapi lagi sibuk dengan komandan kecilku yang sudah mulai gak bisa diem plus ditinggal sedetik aja. Jangankan ditinggal 'ngudheg' adonan, kita lengah sedikit aja, dia pasti sudah membuat suara mama atau papa bergema di rumah. 'Mass...hayoo...gak boleh' atau 'Mass...jangan, kotor itu' atau lagi 'Mass...kemana, sini aja', dan masih banyak kalimat lain yang mengandung unsur larangan deh.

'Mass...jangan, nanti kecepit lho'


'Ayo sini aja'


Bukannya Mama sama Papa terlalu melarang mas Angga mengeksplorasikan diri, cuman ada hal-hal yang butuh pengawasan lebih extra. Soalnya anak seumur mas Angga hobi banget sih ngincipin benda apa pun ke mulutnya. Nah lho kan harus dengan pengawasan ketat jadinya.

Tapi mungkin terlalu mendramatisir dan menghiperbolakan ya kalau gara-gara mas Angga, Mama jadi gak sempat nengok dapur. Sebenernya sih bukannya gak sempet nengokin si dapur, cuman selalu ada penolakan dengan sendirinya kalo liat mixer, loyang, oven, dkk deh. (Yah..itu sih namanya baking blue ma..) Iya nih, Mama lagi kena serangan baking blue. udah masak atau buat kue gak canggih, masih pake acara baking blue segala. Ya sudah, pelariannya ya ke mas Angga. Liat tingkah polah juragan kecilku ini, semua persoalan bisa terlupakan. Termasuk acara di dapur, yang biasanya mengasyikkan, eh sekarang malah membosankan. Yah, semoga aja gak berlangsung lama. Mama lagi berusaha mengumpulkan semangat perbakingan lagi nih. Soalnya resep-resep baru sudah menunggu, oke.

22 September 2008

Jurus ampuh jeruk lemon



Jeruk lemon, memang segar dibuat jus sebagai minuman. Tidak hanya itu, ternyata jus ini juga sangat bermanfaat membantu kita membersihkan peralatan rumah tangga dan dapur. Bahan alami yang murah meriah ini bisa membuat peralatan kotor menjadi
kinclong kembali. Kira-kira apa saja ya jurus ampuh yang bisa digunakan dari jeruk lemon ini?

* Campuran satu bagian jus jeruk lemon dan satu bagian minyak zaitun dapat membersihkan bagian-bagian rumah yang tebruat dari kayu agar kilaunya kembali bersinar.
* Jika dipadukan dengan sejumput garam dapur, jus jeruk lemon dapat membersihkan noda yang menempel pada barang-barang dari tembaga dan sejenisnya.
* Potongan jeruk lemon yang diletakkan dalam kotak es, mampu menyerap bau kurang sedap sekaligus menyebarkan aroma segar sitrun.
* Tempatkan potongan jeruk lemon dalam semangkuk air dan masak dalam microwave selama dua menit, niscaya bau microwave akan segar kembali.

Kayaknya masih banyak deh fungsi dari si jeruk ini. Bisa menghilangkan noda di kain, meredakan demam dan asam lambung, sariawan dan membasmi kuman pada luka. So, yang alami tidak kalah ampuhnya kan dengan yang buatan.